Selasa, 20 November 2018

Sumatera

Aku terlahir di Sumatera jadi yang pertama ingin saya rangkum adalah mengenai Sumatra.Selain itu Sumatra khususnya daerah Aceh adalah titik 0 dari Indonesia atau disebut dari Sabang. Sumatera atau Sumatra adalah pulau keenam terbesar di dunia yang terletak di Indonesia, dengan luas 443.065,8 km2. Penduduk pulau ini sekitar 52.210.926 (sensus 2010). Pulau ini dikenal pula dengan nama lain yaitu Pulau Percha, Andalas, atau Suwarnadwipa (bahasa Sanskerta, berarti “pulau emas”). Kemudian pada Prasasti Padang Roco tahun 1286 dipahatkan swarnnabhūmi (bahasa Sanskerta, berarti “tanah emas”) dan bhūmi mālayu (“Tanah Melayu”) untuk menyebut pulau ini. Selanjutnya dalam naskah Negarakertagama dari abad ke-14 juga kembali menyebut “Bumi Malayu” (Melayu) untuk pulau ini.
Asal nama Sumatera berawal dari keberadaaan Kerajaan Samudera (terletak di pesisir timur Aceh). Diawali dengan kunjungan Ibnu Batutah, petualang asal Maroko ke negeri tersebut pada tahun 1345, dia melafalkan kata Samudera menjadi Samatrah, dan kemudian menjadi Sumatra atau Sumatera, selanjutnya nama ini tercantum dalam peta-peta abad ke-16 buatan Portugis, untuk dirujuk pada pulau ini, sehingga kemudian dikenal meluas sampai sekarang.
Nama asli Sumatera, sebagaimana tercatat dalam sumber-sumber sejarah dan cerita-cerita rakyat, adalah “Pulau Emas”. Istilah Pulau Ameh (bahasa Minangkabau, berarti pulau emas) kita jumpai dalam cerita Cindua Mato dari Minangkabau. Dalam cerita rakyat Lampung tercantum nama tanoh mas untuk menyebut pulau Sumatera. Seorang musafir dari Cina yang bernama I-tsing (634-713), yang bertahun-tahun menetap di Sriwijaya (Palembang sekarang) pada abad ke-7, menyebut Sumatera dengan nama chin-chou yang berarti “negeri emas”.
Dalam berbagai prasasti, Sumatera disebut dalam bahasa Sanskerta dengan istilah: Suwarnadwipa (“pulau emas”) atau Suwarnabhumi (“tanah emas”). Nama-nama ini sudah dipakai dalam naskah-naskah India sebelum Masehi. Naskah Buddha yang termasuk paling tua, Kitab Jataka, menceritakan pelaut-pelaut India menyeberangi Teluk Benggala ke Suwarnabhumi. Dalam cerita Ramayana dikisahkan pencarian Dewi Sinta, istri Rama yang diculik Rahwana, sampai ke Suwarnadwipa.
Para musafir Arab menyebut Sumatera dengan nama “Serendib” (tepatnya: “Suwarandib”), transliterasi dari nama Suwarnadwipa. Abu Raihan Al-Biruni, ahli geografi Persia yang mengunjungi Sriwijaya tahun 1030, mengatakan bahwa negeri Sriwijaya terletak di pulau Suwarandib. Namun ada juga orang yang mengidentifikasi Serendib dengan Srilangka, yang tidak pernah disebut Suwarnadwipa.
Di kalangan bangsa Yunani purba, Sumatera sudah dikenal dengan nama Taprobana. Nama Taprobana Insula telah dipakai oleh Klaudios Ptolemaios, ahli geografi Yunani abad kedua Masehi, tepatnya tahun 165, ketika dia menguraikan daerah Asia Tenggara dalam karyanya Geographike Hyphegesis. Ptolemaios menulis bahwa di pulau Taprobana terdapat negeri Barousai. Mungkin sekali negeri yang dimaksudkan adalah Barus di pantai barat Sumatera, yang terkenal sejak zaman purba sebagai penghasil kapur barus.
Naskah Yunani tahun 70, Periplous tes Erythras Thalasses, mengungkapkan bahwa Taprobana juga dijuluki chryse nesos, yang artinya ‘pulau emas’. Sejak zaman purba para pedagang dari daerah sekitar Laut Tengah sudah mendatangi Nusantara, terutama Sumatera. Di samping mencari emas, mereka mencari kemenyan (Styrax sumatrana) dan kapur barus (Dryobalanops aromatica) yang saat itu hanya ada di Sumatera. Sebaliknya, para pedagang Nusantara pun sudah menjajakan komoditi mereka sampai ke Asia Barat dan Afrika Timur, sebagaimana tercantum pada naskah Historia Naturalis karya Plini abad pertama Masehi. (copy Bhineka Tunggal Ika)


Sumatera


Sumatera  terdiri dari beberapa propinsi a/l;
  1. Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, provinsi ini memiliki ibukota yang terletak di Kota Banda Aceh. Provinsi ini resmi menjadi salah satu provinsi di Indonesia pada 7 Desember 1959. Jumlah penduduk Provinsi ini sekitar 4,5 juta jiwa yang mendiami wilayah sekitar 60 ribu kilometer persegi.
  2. Provinsi Sumatera Utara, provinsi yang satu ini menjadikan Kota Medan sebagai ibukota provinsinya. Sumatera Utara resmi menjadi provinsi di Indonesia pada 29 November 1956. Saat ini jumlah penduduknya mencapai 13 juta jiwa dengan luas wilayah yang mencapai 73 ribu kilometer persegi.
  3. Provinsi Sumatera Barat, Kota Padang adalah ibukota dari provinsi ini dan secara resmi menjadi salah satu provinsi di Indonesia pada tanggal 9 Agustus 1957. Sumatera Barat memiliki jumlah penduduk yang mencapai 5 juta jiwa dan luas wilayahnya lebih dari 42 ribu kilometer persegi.
  4. Provinsi Riau, provinsi yang satu ini memiliki ibukota yang terletak di Kota Pekanbaru. Provinsi Riau resmi menjadi salah satu provinsi di Indonesia pada tanggal 9 Agustus 1957. Jumlah penduduk provinsi ini lebih dari 5,5 juta jiwa yang mendiami wilayah hampir 95 ribu kilometer persegi.
  5. Provinsi Kepulauan Riau, provinsi ini menjadikan Tanjung Pinang sebagai ibukota provinsinya. Kepulauan Riau resmi menjadi salah satu provinsi di Indonesia tanggal 25 Oktober 2012. Jumlah penduduknya sekitar 1,3 juta dengan luas wilayah 8 ribu kilometer persegi.
  6. Provinsi Jambi, merupakan salah satu provinsi yang ada di Sumatera dengan ibukotanya yaitu Kota Jambi. Provinsi yang satu ini resmi menjadi sebuah provinsi pada tanggal 9 Agustus 1957. Saat ini jumlah penduduknya lebih dari 3 juta jiwa dengan luas wilayah lebih dari 53ribu kilometer persegi.
  7. Provinsi Bengkulu, provinsi ini memiliki ibukota provinsinya yang terletak di Kota Bengkulu. Indonesia mengakui provinsi yang satu ini dengan resmi pada tanggal 18 November 1968. Menurut BPS jumlah penduduk Provinsi ini lebih dari 1,7 juwa jiwa dengan wilayah hampir 20 ribu kilometer persegi.
  8. Provinsi Sumatera Selatan, salah satu provinsi di Pulau Sumaera ini memiliki ibukota di Kota Palembang. Sumsel resmi menjadi provinsi di Indonesia pada tanggal 14 Agustus 1950. Provinsi ini memiliki jumlah penduduk sekitar 7,5 juta jiwa dengan luas wilayah 85 ribu kilometer persegi.
  9. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, salah satu provinsi baru di Indonesia ini beribukota di Kota Pangkal Pinang dan secara resmi menjadi provinsi pada tanggal 21 November 2000. Jumlah penduduknya lebih dari 1 juta jiwa dan luas wilayahnya lebih dari 16 kilometer persegi.
  10. Provinsi Lampung, provinsi paling selatan di Pulau Sumatera ini memiliki ibukota yang bernama Bandar Lampung, resmi menjadi sebuah provinsi pada tanggal 18 Maret 1964. Jumlah penduduknya lebih dari 7,6 juta jiwa dan luas wilayahnya lebih dari 35 ribu kilometer persegi



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Sumatera

Aku terlahir di Sumatera jadi yang pertama ingin saya rangkum adalah mengenai Sumatra.Selain itu Sumatra khususnya daerah Aceh adalah titi...